Rabu, 01 April 2015

Situs Islam diblokir


Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Ismail Cawidu menyatakan, Kemkominfo telah memblokir 22 situs/website yang bernuansa radikal. Ada 22 situs internet radikal yang diadukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Dilansir dari website Kemenkominfo, Rabu (31/3/2015), menurut Ismail, awalnya pihaknya telah memblokir 3 (tiga) situs, namuns BNPT melaporkan kembali untuk memblokir 19 situs berdasarkan surat bernomor No 149/K.BNPT/3/2015 tentang Situs/Website Radikal ke dalam sistem filtering Kemkominfo.
Untuk itu, Kemkominfo meminta penyelenggara internet service provider (ISP) untuk memblokir ke-19 situs sesuai yang disampaikan pihak BNPB bahwa situs/website tersebut merupakan situs/website penggerak paham radikalisme dan/atau simpatisan radikalisme, ujarnya.

Adapun ke-22 situs yang telah diblokir yakni:
1. arrahmah.com
2. voa-islam.com
3. ghur4ba.blogspot.com
4. panjimas.com
5. thoriquna.com
6. dakwatuna.com
7. kafilahmujahid.com
8. an-najah.net
9. muslimdaily.net
10. hidayatullah.com
11. salam-online.com
12. aqlislamiccenter.com
13. kiblat.net
14. dakwahmedia.com
15. muqawamah.com
16. lasdipo.com
17. gemaislam.com
18. eramuslim.com
19. daulahislam.com
20. shoutussalam.com
21. azzammedia.com dan
22. indonesiasupportislamicatate.blogspot.com




Minggu, 22 Maret 2015

Kebersamaan..


Sahabat..
Kita disini karena satu
Satu tugas..
Mendidik anak-anak negeri

Kita disini karena satu
Satu keinginan...
Mencerdaskan anak bangsa

Tak kita pungkiri..
Kadang kita merasa lelah, capek..
Tapi lagi-lagi kita hiraukan lelah itu..
Karena anak-anak itu membutuhkan kita
Sangat dibutuhkan pengabdian
dan loyalitas yang tinggi disini..

Tak hanya anak didik
Pendidik juga butuh untuk dikembangkan kualifikasinya
Dan saat ini.....
Kita sudah bersama-sama melakukan itu..

Ya...
Selain mengelola lembaga sendiri
Kita juga mengurusi banyak orang
Tak dipungkiri..
Ada persinggungan saat kita bersama
Maafkan aku...
Banyak hal yang membuatku harus banyak belajar..
Tentang menghargai..
Berkomunikasi secara baik
Hidup bersosial..
Bekerjasama...

Maafkan aku..
jika dalam kebersamaan kita banyak yang menyakitkan


¤¤¤¤¤¤¤¤

♡♡Teruntuk seseorang yang sangat banyak membantuku dalam event-event..♡♡






Sabtu, 14 Maret 2015

RIBUAN MALAIKAT MENDOAKAN ORANG YANG DICACI MAKI


Suatu hari, Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam bertamu ke rumah Abu Bakar Ash-Shidiq. Ketika bercengkrama dengan Rasulullah, tiba-tiba datang seorang Arab Badui menemui Abu Bakar dan langsung mencela Abu Bakar. Makian, kata-kata kotor keluar dari mulut orang itu. Namun, Abu Bakar tidak menghiraukannya. Ia melanjutkan perbincangan dengan Rasulullah. Melihat hal ini, Rasulullah tersenyum.

Kemudian, orang Arab Badui itu kembali memaki Abu Bakar. Kali ini, makian dan hinaannya lebih kasar. Namun, dengan keimanan yang kokoh serta kesabarannya, Abu Bakar tetap membiarkan orang tersebut. Rasulullah kembali memberikan senyum....

Semakin marahlah orang Arab Badui tersebut. Untuk ketiga kalinya, ia mencerca Abu Bakar dengan makian yang lebih menyakitkan. Kali ini, selaku manusia biasa yang memiliki hawa nafsu, Abu Bakar tidak dapat menahan amarahnya. Dibalasnya makian orang Arab Badui tersebut dengan makian pula. Terjadilah perang mulut. Seketika itu, Rasulullah beranjak dari tempat duduknya. Ia meninggalkan Abu Bakar tanpa mengucapkan salam.

Melihat hal ini, selaku tuan rumah, Abu Bakar tersadar dan menjadi bingung. Dikejarnya Rasulullah yang sudah sampai halaman rumah. Kemudian Abu Bakar berkata, "Wahai Rasulullah, janganlah Anda biarkan aku dalam kebingungan yang sangat. Jika aku berbuat kesalahan, jelaskan kesalahanku!"

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam menjawab, "Sewaktu ada seorang Arab Badui datang dengan membawa kemarahan serta fitnahan lalu mencelamu, kulihat tenang, diam dan engkau tidak membalas, aku bangga melihat engkau orang yang kuat mengahadapi tantangan, menghadapi fitnah, kuat menghadapi cacian, dan aku tersenyum karena ribuan malaikat di sekelilingmu mendoakan dan memohonkan ampun kepadamu, kepada Allah Ta'ala."

Begitu pun yang kedua kali, ketika ia mencelamu dan engkau tetap membiarkannya, maka para malaikat semakin bertambah banyak jumlahnya. Oleh sebab itu, aku tersenyum. Namun, ketika kali ketiga ia mencelamu dan engkau menanggapinya, dan engkau membalasnya, maka seluruh malaikat pergi meninggalkanmu.

Hadirlah iblis di sisimu. Oleh karena itu, aku tidak ingin berdekatan dengan kamu aku tidak ingin berdekatan dengannya, dan aku tidak memberikan salam kepadanya.

Setelah itu menangislah abu bakar ketika diberitahu tentang rahasia kesabaran bahwa itu adalah kemuliaan yang terselubung...

Subhanallah....
Semoga kita semua tergolong orang-orang yang Sabar dan berakhlak yang luhur

Yuk kita mulai hari yang indah ini dengan menata hati

~¤Copas..¤~

Merindunya...


"Percayalah.... Kelak Engkau Akan Merindukan
Kembali"

Percayalah... kelak engkau akan merindukan kembałi
Saat buah hatimu terus membuntuti
Dan tak ingin engkau pergi
Sementara tumpukan piring kotor menanti utk dicuci

Percayalah.... kelak engkau akan merindukan kembali
Ketika kau tak bisa membaca dgn penuh konsentrasi
Karena tangan kecil menarik memintamu menemani
bermain masak-masakan atau kereta api

Percayalah.... kelak engkau akan merindukan kembali
Ketika meja makan selalu dihiasi
Tumpahan susu dan remahan roti
Atau nasi yg berserak setiap hari
Sementara semut terlanjur menghampiri
Sebelum sempat kau bersihkan kembali

Percayalah.... kelak engkau akan merindukan kembali
Alas kasur yg khas berbau air seni
Buka tutup popok yang diganti berkali-kali
Sementara hujan terus menerus membasahi

Kelak engkau akan merindukan kembali
Ketika satu persatu merantau pergi
Jalani masa depan membentuk jati diri
Dan ketika kelak mereka menjadi suami atau istri
Karena kelak engkau akan merindukan kembali

Jangan hiasi masa ini dgn amarahmu yg akan
terekam dalam memori
Karena kelak engkau akan merindukan kembali

Jangan biarkan sosok lain menempati posisi yg lebih berarti
Karena dimasa ini engkau lewati dgn kesibukan diri sendiri

Percayalah.... masa-masa seperti ini akan berganti sebentar lagi..
Dengan kerepotan yg lebih banyak pada urusan pikiran dan hati

♡♡Copas dari teman♡♡

Jumat, 13 Maret 2015

Sekadar menyapa..

Rutinitas yang dijalani setiap hari membuat setiap orang hanya sibuk mengurusi diri sendiri dan berkutat pada aktivitas dari itu ke itu terus. Tak jarang hari-hari kita melelahkan bahkan membosankan.
Jika itu yang terjadi biasanya seseorang menjadi lebih
egois dan individualis, sehingga ia tidak peduli dengan keadaan orang lain.


Menanyakan kabar anak kita

Apakah kita seperti itu? Lelah dan bosan menjalani? Mari kita rubah sikap dan keseharian kita, mari sekedar menyapa anak, suami atau pembantu di rumah kita, sapaan yang hangat, menanyakan bagaimana hari-harinya. Mulailah menyapa tetangga kita, ngobrol santai dengannya. Mudah-mudahan hari-hari kita akan menyenangkan dan mengasyikkan.


Nikmat Sehat dan Waktu Luang