Sabtu, 14 Februari 2015

Kasih Sayang dalam Islam


“Barangsiapa meniru suatu kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut.” (HR. At-Tirmidzi).


Di dalam Islam tidak ada Valentine, sebab kata Valentine itu merupakan istilah impor dari agama di luar Islam. Bahkan latar belakang sejarah dan esensinya pun tidak sejalan dengan Islam. Namun kalau yang kita inginkan adalah perwujudan rasa kasih sayang menurut syariah Islam, tentu saja Islam merupakan ‘gudang’ nya kasih sayang. Tidak sebatas pada orang-orang terkasih saja, bahkan kasih sayang kepada semua orang. Bahkan hewan pun termasuk yang mendapatkan kasih sayang.
          Firman Allah Swt: "Hai manusia, sesungguhnya Kami menjadikan kamu dari seorang laki-laki dan seorang wanita, dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya saling mengenal. Sesungguhnya orang mulia diantara kamu disisi Allah adalah orang yang paing bertaqwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui Lagi Maha Mengenal." (Q.S. al-Hujurat:13).
Sebenarnya dalam Islam tidak mengenal Hari Kasih Sayang, kasih sayang dalam Islam terhadap sesama tidaklah terbatas dengan waktu dan dimanapun berada, baik untuk keluarga, kerabat, dan sahabat yang semuanya masih dalam koridor-koridor agama Islam itu sendiri. Nabi Saw bersabda: "Cintailah manusia seperti kamu mencintai dirimu sendiri." (H.R. Bukhari). Islam sangat melarang keras untuk saling membenci dan bermusuhan, namun sangat menjunjung tinggi akan arti kasih sayang terhadap umat manusia..
          Di sini kita dianjurkan sekali untuk saling menjaga dan menghargai antar sesama sebagai tanda kasih sayang yang mesti dihormati. Hal ini untuk menghindari berbagai keburukan serta dapat mengenal antar sesama untuk memperkuat dan menjaga tali persaudaraan. Bahkan dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Baihaqi melalui Anas Ra. Nabi bersabda: "Tidak akan masuk surga kecuali orang yang penyayang"







Mendidik Anak dengan Kasih Sayang


Orang tua tentu mengasuh anak dengan penuh kasih sayang. Namun mengasuh anak hanya dengan memberi teladan saja tidak cukup untuk mempengaruhi anak menjadi orang yang baik dan penyayang.  Setiap anak memiliki kepribadian yang berbeda. Beberapa anak merespon positif apa yang mereka lihat dan mereka mencoba menirunya. Namun sayangnya sebagian anak merespon kasih sayang dengan cara yang berbeda. Mereka terus kekanak-kanakan dan akhirnya tumbuh menjadi egois dan nakal.
Sebagai orang tua, kita jangan berasumsi bahwa anak yang dibesarkan dalam keluarga yang penuh kasih sayang pasti secara alami menjadi anak yang baik dan penuh kasih sayang pula. Jangan pula menganggap pembentukan karakter adalah tugas sekolah ataupun pemimpin agama. Kita sebagai orang tua harus mengasuh anak-anak kita dengan baik, melatih dan membimbing mereka.
Hal yang perlu Orang Tua ketahui :
  • Cinta dan kasih sayang yang kita berikan kepada anak-anak kita harus diimbangi dengan ketegasan dan kedisiplinan. Bila tidak, resikonya anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang egois dan keras kepala atau bandel. Mengasuh anak dengan kasih sayang bukan berarti memberikan apapun yang anak kehendaki.
  • Luapan cinta kasih orang tua kepada anak-anak, sering membuat mereka merasa pusat tumpuan kasih sayang orang tuanya. Mereka menerima kasih sayang, Ajarkan anak bahwa kita harus lebih banyak memberi daripada menerima. Biasakan agar mereka saling berbagi, misalnya berbagi makanan dengan saudaranya atau berbagi mainan.
  • Sikap Anda harus konsisten dalam merespon perilaku mereka. Misalnya, bila anak Anda merampas mainan milik teman atau saudaranya, jangan dibiarkan karena Anda lelah. Nantinya anak Anda akan bingung mana yang baik dan mana yang tidak baik.  
  • Jadilah teladan yang baik. Bersikaplah ramah, lembut, dan selalu membantu orang lain.
  • Jangan pernah lupa untuk mengajar dan menanamkan ajaran agama di dalam hati anak-anak Anda, karena agama apapun yang baik selalu mengajarkan kasih sayang dan welas asih kepada sesama.

Jumat, 13 Februari 2015

Pawai Pembuka MTQ dan Festival Nasyid Kabupaten Deli Serdang

Peserta Pawat sudah siap siaga dari pukul 07.00 di Balai Pertemuan PKK Karanganyar sebagai titik kumpul. Pesrta berjalan menuju Lapangan Sidodadi untuk melakulan Pembukaan. 
Tapi ternyata perjalanan dari Balai Pertemuan ke Lapangan sangat jauh, sehingga kita para guru yang notabene memakai hak tinggi pada lecet kaki dan kram, hhhhh..kasian. Tapi biarlah..demi berjalan baik dan lancarnya gawean kita ini. 
Semoga Kecamatan Beringin banyak membawa Prestasi, tapi lebih dari itu adalah semoga Al quran senantiasa menghiasi hari-hari kita, aamiin.

Yuk Gabung ODOJ

ODOJ (one day one juz)

Sahabat udah tau apa itu ODOJ, naah kami beritahu nii, ODOJ adalah singkatan yang berasal dari bahasa Inggris yaitu one day one juz, atau yang artinya 1 hari 1 juz.

Komunitas ini mengajak kita untuk berkomitmen mengaji Alquran 1 hari 1 juz lhoo... yg difasilitasi dalam sebuah grup WhatsApp atau Grup Bbm. Satu Grup terdiri dari 30 orang, yang dipisah antara perempuan dan laki-laki.

Ingin tahu lebih jelas nyaa, yuuk gabung dengan kami 😊👍


Masih ragu daftar ODOJ ?
Lihat lagi manfaat ODOJ sholeh/ah :),

BUAT TEMEN-TEMEN YANG MAU DAFTAR ODOJ DI PERSILAHKAN BISA KE :

Pendaftaran ODOJ
Dengan format :

Nama#No Whatsapp atau Pin BB#Alamat#L/P

Perempuan ke no berikut
- Deli Triana 081260722986
- Ika Puspita Sari 085206394828
- Srie Yusniar 085275028526
-

Laki laki ke no berikut
- M.Nur 08192196353
- M.Iqbal 085262664656

atau bisa langsung ke web resmi

* www.onedayonejuz.org

* http://onedayonejuz.org/page/content/16/pendaftaran-odoj-odolkids-odalf

Kamis, 12 Februari 2015

MTQ dan Festival Nasyid Kabupaten Deli Serdang

Beringin sebagai Kecamatan yang diamanahkan untuk menjadi tuan rumah MTQ dan Festival Nasyid ke 48 harus bekerja ekstra demi berjalan lancarnya acara ini.
Pawai dari seluruh Kafilah yang berasal  dari kecamatan di Deli Serdang adalah kegiatan pembuka sebelum dilaksanakannya Pembukaan MTQ.
Yuk kita intip Kafilah Beringin

Nikmat Sehat dan Waktu Luang