Minggu, 22 Maret 2015

Kebersamaan..


Sahabat..
Kita disini karena satu
Satu tugas..
Mendidik anak-anak negeri

Kita disini karena satu
Satu keinginan...
Mencerdaskan anak bangsa

Tak kita pungkiri..
Kadang kita merasa lelah, capek..
Tapi lagi-lagi kita hiraukan lelah itu..
Karena anak-anak itu membutuhkan kita
Sangat dibutuhkan pengabdian
dan loyalitas yang tinggi disini..

Tak hanya anak didik
Pendidik juga butuh untuk dikembangkan kualifikasinya
Dan saat ini.....
Kita sudah bersama-sama melakukan itu..

Ya...
Selain mengelola lembaga sendiri
Kita juga mengurusi banyak orang
Tak dipungkiri..
Ada persinggungan saat kita bersama
Maafkan aku...
Banyak hal yang membuatku harus banyak belajar..
Tentang menghargai..
Berkomunikasi secara baik
Hidup bersosial..
Bekerjasama...

Maafkan aku..
jika dalam kebersamaan kita banyak yang menyakitkan


¤¤¤¤¤¤¤¤

♡♡Teruntuk seseorang yang sangat banyak membantuku dalam event-event..♡♡






Sabtu, 14 Maret 2015

RIBUAN MALAIKAT MENDOAKAN ORANG YANG DICACI MAKI


Suatu hari, Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam bertamu ke rumah Abu Bakar Ash-Shidiq. Ketika bercengkrama dengan Rasulullah, tiba-tiba datang seorang Arab Badui menemui Abu Bakar dan langsung mencela Abu Bakar. Makian, kata-kata kotor keluar dari mulut orang itu. Namun, Abu Bakar tidak menghiraukannya. Ia melanjutkan perbincangan dengan Rasulullah. Melihat hal ini, Rasulullah tersenyum.

Kemudian, orang Arab Badui itu kembali memaki Abu Bakar. Kali ini, makian dan hinaannya lebih kasar. Namun, dengan keimanan yang kokoh serta kesabarannya, Abu Bakar tetap membiarkan orang tersebut. Rasulullah kembali memberikan senyum....

Semakin marahlah orang Arab Badui tersebut. Untuk ketiga kalinya, ia mencerca Abu Bakar dengan makian yang lebih menyakitkan. Kali ini, selaku manusia biasa yang memiliki hawa nafsu, Abu Bakar tidak dapat menahan amarahnya. Dibalasnya makian orang Arab Badui tersebut dengan makian pula. Terjadilah perang mulut. Seketika itu, Rasulullah beranjak dari tempat duduknya. Ia meninggalkan Abu Bakar tanpa mengucapkan salam.

Melihat hal ini, selaku tuan rumah, Abu Bakar tersadar dan menjadi bingung. Dikejarnya Rasulullah yang sudah sampai halaman rumah. Kemudian Abu Bakar berkata, "Wahai Rasulullah, janganlah Anda biarkan aku dalam kebingungan yang sangat. Jika aku berbuat kesalahan, jelaskan kesalahanku!"

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam menjawab, "Sewaktu ada seorang Arab Badui datang dengan membawa kemarahan serta fitnahan lalu mencelamu, kulihat tenang, diam dan engkau tidak membalas, aku bangga melihat engkau orang yang kuat mengahadapi tantangan, menghadapi fitnah, kuat menghadapi cacian, dan aku tersenyum karena ribuan malaikat di sekelilingmu mendoakan dan memohonkan ampun kepadamu, kepada Allah Ta'ala."

Begitu pun yang kedua kali, ketika ia mencelamu dan engkau tetap membiarkannya, maka para malaikat semakin bertambah banyak jumlahnya. Oleh sebab itu, aku tersenyum. Namun, ketika kali ketiga ia mencelamu dan engkau menanggapinya, dan engkau membalasnya, maka seluruh malaikat pergi meninggalkanmu.

Hadirlah iblis di sisimu. Oleh karena itu, aku tidak ingin berdekatan dengan kamu aku tidak ingin berdekatan dengannya, dan aku tidak memberikan salam kepadanya.

Setelah itu menangislah abu bakar ketika diberitahu tentang rahasia kesabaran bahwa itu adalah kemuliaan yang terselubung...

Subhanallah....
Semoga kita semua tergolong orang-orang yang Sabar dan berakhlak yang luhur

Yuk kita mulai hari yang indah ini dengan menata hati

~¤Copas..¤~

Merindunya...


"Percayalah.... Kelak Engkau Akan Merindukan
Kembali"

Percayalah... kelak engkau akan merindukan kembałi
Saat buah hatimu terus membuntuti
Dan tak ingin engkau pergi
Sementara tumpukan piring kotor menanti utk dicuci

Percayalah.... kelak engkau akan merindukan kembali
Ketika kau tak bisa membaca dgn penuh konsentrasi
Karena tangan kecil menarik memintamu menemani
bermain masak-masakan atau kereta api

Percayalah.... kelak engkau akan merindukan kembali
Ketika meja makan selalu dihiasi
Tumpahan susu dan remahan roti
Atau nasi yg berserak setiap hari
Sementara semut terlanjur menghampiri
Sebelum sempat kau bersihkan kembali

Percayalah.... kelak engkau akan merindukan kembali
Alas kasur yg khas berbau air seni
Buka tutup popok yang diganti berkali-kali
Sementara hujan terus menerus membasahi

Kelak engkau akan merindukan kembali
Ketika satu persatu merantau pergi
Jalani masa depan membentuk jati diri
Dan ketika kelak mereka menjadi suami atau istri
Karena kelak engkau akan merindukan kembali

Jangan hiasi masa ini dgn amarahmu yg akan
terekam dalam memori
Karena kelak engkau akan merindukan kembali

Jangan biarkan sosok lain menempati posisi yg lebih berarti
Karena dimasa ini engkau lewati dgn kesibukan diri sendiri

Percayalah.... masa-masa seperti ini akan berganti sebentar lagi..
Dengan kerepotan yg lebih banyak pada urusan pikiran dan hati

♡♡Copas dari teman♡♡

Jumat, 13 Maret 2015

Sekadar menyapa..

Rutinitas yang dijalani setiap hari membuat setiap orang hanya sibuk mengurusi diri sendiri dan berkutat pada aktivitas dari itu ke itu terus. Tak jarang hari-hari kita melelahkan bahkan membosankan.
Jika itu yang terjadi biasanya seseorang menjadi lebih
egois dan individualis, sehingga ia tidak peduli dengan keadaan orang lain.


Menanyakan kabar anak kita

Apakah kita seperti itu? Lelah dan bosan menjalani? Mari kita rubah sikap dan keseharian kita, mari sekedar menyapa anak, suami atau pembantu di rumah kita, sapaan yang hangat, menanyakan bagaimana hari-harinya. Mulailah menyapa tetangga kita, ngobrol santai dengannya. Mudah-mudahan hari-hari kita akan menyenangkan dan mengasyikkan.


Kamis, 12 Maret 2015

PORSENI IV IGRA Kecamatan Beringin

Alhamdulillah PORSENI IV IGRA selesai dilaksanakan, ada 7 Perlombaan yang diperlombakan yaitu mewarnai, hafalan surat pendek, sholat shubuh berjamaah, lari bendera, senam, menari dan mars ra.



Selasa, 10 Maret 2015

Menjadi Bermakna...


Aku seorang perempuan biasa
Tapi aku ingin menjadi luar biasa
Bisa bermanfaat untuk mereka
Untuk sesama...

Aku hanya seorang istri yang biasa
Yang ingin jadi istimewa untuknya
Bisa selalu ada..
Dan...merasakan bahagia bersamanya

Aku hanya seorang ibu biasa
Yang ingin melahirkan anak-anak luar biasa
Bisa mengubah dunia
Melukisnya dengan karya

Aku hanya perempuan desa yang sangat biasa
Yang cuma tinggal di daerah tak ternama
Tapi aku ingin membuatnya berharga
Indah..menjadi bernama seperti Eropa..

♡♡♡♡

Tuhanku...
Kuatkanlah tanganku untuk mengubah hal yang biasa, tak biasa menjadi indah, luar biasa..
Cerdaskanlah pikiranku untuk bisa memberi karya-
Baikkanlah lisanku agar kubisa menjadi lebih bermakna..
Bersihkanlah hatiku..untuk bisa mencipta bahagia..

♡♡♡♡

Wahai Allah..
TanpaMu.. ku tak berarti apa-apa
Bimbinglah aku..agar kubisa menjadi bermakna..


Senin, 09 Maret 2015

diujung bingung...

Dalam menjalani hidup ini sudah sewajarnya memiliki berbagai masalah, karena dengan masalah lah kedewasaan kita, kedekatan kita denganNya teruji. Apapun masalah yang dihadapi kita dituntut untuk bisa menyelesaikannya secara baik.
Ungkapan itu mungkin lebih tepat aku berikan buatku, ntahlah...hanya padaMu Tuhanku kuserahkan segalaNya, aku hanya yakin bahwa niatku untuk berbuat baik pada orang lain..dan saat kesulitan pun menerpaku beriringan dengan itu..aku hanya yakin bahwa aku punya Engkau ya Allah..

Mari Minta PadaNya..

Ya Rabbi...sesungguhnya aku berlindung kepada Mu dari kebingungan dan kesedihan, aku berlindung kepada Mu dari kelemahan dan kemalasan, aku berlindung kepada Mu dari ketakutan dan kebakhilan, dan aku berlindung kepada Mu dari terlilit hutang dan dikuasai orang....

Sabtu, 07 Maret 2015

Membangun Keakraban Keluarga


Sebuah bangsa tidak akan mampu berdiri tegak dalam kekokohan tanpa didasari oleh keluarga-keluarga yang juga kokoh, bahagia, tentram, akrab dan berdaya tahan. 

Beberapa hal di bawah ini hal yang bisa menghangatkan , menentramkan, mengokohkan dan mengakrabkan keluarga :

1. Makan Bersama
Sudah sibuk dan kelelahan mengerjakan aktivitas masing-masing, luangkan waktu bersama keluarga untuk duduk bersama dan makan bersama sekaligus membicarakan kegiatan sehari-hari masing-masing. Matikan televisi, duduklah saling berhadapan untuk saling mendengarkan cerita masing-masing. Buat minggu itu menyenangkan dengan mengundang kerabat lainnya untuk makan bersama.

2. Saling Mendukung Satu Sama Lain
Setiap anggota keluarga pasti memiliki keahlian masing-masing. Luangkan waktu Anda untuk menghadiri acara Anak Anda seperti perlombaan yang diikuti anak, dan luangkan waktu juga untuk menghadiri acara keluarga. Dengan begitu makin erat saja hubungan keluarga Anda menjadi harmonis.

3. Memasak dan Membuat Kue Bersama
Ajak Anak Anda bila ada waktu kosong untuk mengisi waktu luang sebagai waktu keluarga. Masak dan membuat kue bersama-sama sangat menyenangkan, sehingga semakin erat saja hubungan satu sama lain. Jangan lupa untuk mengawasi anak Anda saat di dapur.

4. Saling Ngobrol bersama
Jika sedang family time, beri waktu kepada Anak Anda untuk mengatakan pendapatnya sendiri , jika pendapat mereka di dengar maka akan senang hati mereka karena sudah dihargai pendapatnya, keakraban dalam keluarga Anda pun akan semakin bertambah.

Lakukanlah hal menyenangkan diatas. Keluarga lebih berharga segala-galanya dibandingkan lainnya

♡♡happy weekend keluarga Indonesia ♡♡

Bersepeda.., mengembangkan kecerdasan anak

Banyak bergerak, selain membuat anak aktif, juga
dapat mengembangkan seluruh aspek
kecerdasannya. Di sisi lain, perkembangan gerak (kinestetik) ini akan memperkuat kesadaran sensori
yang dimulai pada sistem saraf dan berujung pada
sendi dan otot.
Stimulasi kinestetik atau gerak diberikan melalui
rangsangan gerak tubuh yang kemudian akan
direspon anak dengan gerakan tubuh pula.
Stimulasi ini sangat bermanfaat terutama dalam
menumbuhkembangkan potensi kecerdasan anak.

Yuk bunda..isi sore ini dgn mengajari anak bersepeda...

Kekuatan diri..


Engkau yang saat ini pilu..
Betapa menanggung beban kepedihan
Tumpahkan sakit itu dalam tangismu
Yang menusuk relung hati yang paling dalam...


Hanya diri sendiri...♡♡
Yang tak mungkin orang lain akan mengerti..♡♡

~Last Child~


Jumat, 06 Maret 2015

be Inspiring Teacher



Mengajar bukan hanya transfer ilmu, menegangkan, tak mengasyikkan, tidak menarik atau malah menakytan adalah hal yang harus dihindari dari sebuah pengelolaan kelas. Seorang pendidik dituntut untuk bisa mengelola kelas secara baik sehingga kelas akan terlihat menyenangkan dan tidak membosankan, suasana kelas seperti inilah yang akan melahirkan anak-anak yang juga disiplin, kreatif dan memiliki perkembangan emosional secara baik.
Bagi saya hal ini penting untuk diwujudkan, itulah mengapa dalam Manajemen sekolah di TK Bintang dilakukan Pelatihan "be Inspiring Teacher" yaitu bagaimana membangkitkan semangat, menggali kreativitas sehingga akan lahir pendidik yang kreatif, semangat dan penuh inspirasi. 
Untuk yang kedua Pelatihan "be Inspiring Teacher" akan dilaksanakan pada tanggal 28 Maret 2015 di Gedung Medistra Lubuk Pakam. Semoga sukses sampai hari H, aaamiiin.


Rapuh..

Aku selalu terjatuh, rapuh, tak bertenaga..dan kehilangan arah, meski orang lain tak pernah tahu yang kurasa. Aku lemah di balik tegarku..
Tapi lagi-lagi IA mengangkatku, merengkuhku..IA tak pernah bosan merangkulku..., sehingga ku bisa kembali tegak, bangkit dan menghapus yg mengalir di pipiku..
Thank u ALLAH..Rabbku

Nikmat Sehat dan Waktu Luang